Mar 09 2010

Budaya Instan

Published by at 9:22 am under Opinion

Tadi siang, telpon saya berdering. DI seberang sana ada suara mas Wawan, seorang wartawan Kedaulatan Rakyat sebuah harian nomor satu di Yogyakarta. Mas Wawan dan temannya Dwi Astuti ini ngajak saya ngobrol-ngobrol mengenai maraknya reality show di televisi, misalnya Indonesia Idol dan Idola Cilik. Masih banyak sebetulnya idol-idol yang lain yang ditayangkan di media televisi kita.

Apa sebetulnya yang mendorong semakin banyaknya para orang tua memboyong putera dan puterinya bersaing di ajang Idola ini?

Saya juga sudah lama memerhatikan acara-acara seperti ini. Begitu banyaknya para orang tua, tidak hanya ibu dan bapak tetapi juga semua anggota keluarga yang dengan berbagai cara mempromosikan putera puterinya untuk mendapatkan jumlah sms terbanyak. Mengapa demikian? Apakah persaingan dengan cara ini dapat dikategorikan dengan persaingan yang sehat? Dengan membeli suara melalui sms?

Budaya Instan. Begitulah salah seorang senior saya menyebutkan penyebab utama perilaku ini. Dalam kamus bahasa gratis daring http://www.thefreedictionary.com/ instan ini diartikan dengan segera. Budaya instan adalah budaya segera, artinya budaya dimana pemiliknya menyukai segala sesuatu yang dapat diperoleh dengan segera. Ada juga yang menyatakan instan sebagai short cut atau jalan pintas.

Budaya instan ini menyebabkan orang mencari upaya untuk segera sampai ke jenjang popularitas. Tidak jarang jalan pintas dilakukan misalnya dengan menganjurkan sanak-saudara, rekan, tetangga untuk mengirimkan sms agar ia berhasil memenangi kontes tersebut. Cara ini dapat juga kita lihat terjadi di bidang-bidang lainnya. Betapa banyak anggota masyarakat tertentu yang memberi amplop berisi uang agar mereka mendapat suara terbanyak kemudian memenangi pemilihan-pemilihan tertentu???

2 responses so far

2 Responses to “Budaya Instan”

  1. reraon 13 Apr 2010 at 6:20 am

    cerita yang menarik, terimakasih..

  2. niezaon 30 Apr 2010 at 12:22 am

    ya menurud saya segala sesuatu yg instan itu,,,kasilnya akan kurang baik…
    mungkin dia cepat tenar…tapi juga cepat dilupakan….

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply